Minggu, 12 Februari 2017

on Leave a Comment

Arti Kata "AULIA" Hingga Penjelasan Kata "PAKAI" Dibahas Dalam Sidang Ke-10

 /2017/02/specialispoker-situs-resmi-judi-online-arti-kata-aulia-hingga-penjelasan-kata.html


Agen Dewa Poker - Hari ini Basuki Tjahja Purnama alis Ahok kembali menjalani sidang yang ke-10 dalam dugaan kasus penghinaan agama. Apa sajakah isi dari sidang ke-10 tersebut ???

Sidang dugaan penistaan agama terus berlanjut dan pada hari ini sudah memasuki sidang yang ke-10. Calon Gubernur DKI Jakarta ini pun harus turut hadir karena dianggap sebagai terdakwa dalam kasus penistaan agama.




SITUS RESMI JUDI ONLINE




Arti Kata "AULIA"


Dalam sidang yang ke-10 hari ini menghadirkan saksi ahli dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammad Amin Suma. Beliau hadir untuk menjelaskan arti kata "AULIA" dalam surat Al-Maidah ayat 51.

Menurut Amin, terjemahan dalam Al Quran bisa bermacam-macam, termasuk kata "aulia" dalam Al-Maidah ayat 51.

"Jangankan terjemahannya, hurufnya saja bermacam-macam. Kata "aulia waliyun" artinya bisa melindungi, teman setia, yang menolong, yang memberi sesuatu, mendampingi, menemani," ujar Amin di Kementerian Pertanian, Ragunan, Senin (13/2/2017).




AGEN POKER UANG ASLI




Meski demikian, menurut dia, semua terjemahan itu tidak ada yang salah. Amin mengatakan, arti kata "aulia" sebagai teman setia hanya salah satu saja.

Begitu pun dengan "aulia" sebagai pemimpin. "Makanya, ada sebagian ulama haram menerjemahkan Al-Quran karena enggak mungkin bisa diterjemahkan, tetapi tidak berarti ini salah dan keliru," ujar Amin.

Ia mengatakan, menerjemahkan Al Quran juga bisa dengan cara tematik. Jika dilihat dari segi tematik, kata "aulia" dalam Al-Maidah ayat 51 berarti pemimpin.

Adapun pemimpin yang dimaksud adalah yang memenuhi karakter yang diperintahkan agama Islam. "Tiap pemimpin pun harus berteman, harus membela, dan harus menolong," ujar Amin.




AGEN DOMINO UANG ASLI







Perbedaan Menggunakan Kata "PAKAI" Dan Tidak


Sidang ke-10 ini juga menghadirkan saksi ahli kedua yaitu Prof Mahyuni sebagai ahli bahasa Indonesia.

Dalam keterangannya, Mahyuni berpendapat, tidak ada perbedaan makna jika kata "pakai" digunakan atau tidak digunakan dalam kalimat pidato Ahok di Kepulauan Seribu saat menyebut Surat Al-Maidah pada September tahun lalu.

"Saudara ahli, apakah sama makna kalimat yang berbunyi, 'Dibohongi pakai Surat Al-Maidah' dengan kalimat, 'Dibohongi Surat Al-Maidah?' Bagaimana menurut ahli?" tanya JPU Ali Mukartono di hadapan majelis hakim dalam persidangan.

Mahyuni berpendapat, menggunakan kata "pakai" atau tidak sama saja maknanya.




POKER ONLINE UANG ASLI




Pengajar di Universitas Mataram, NTB, itu melihat kata "pakai" merupakan kata pasif yang tidak mengubah makna kalimat jika ada atau tidak disertakan dalam kalimat.

"Tetap alat untuk membohongi itu adalah Surat Al-Maidah karena kalau bicara dibohongi, berarti ada alat yang digunakan untuk berbohong, ada yang dibohongi, ada yang berbohong. Kata bohong itu sendiri, sebelum melihat konteks (kalimatnya), sudah negatif," kata Mahyuni.

Mahyuni mengatakan telah melihat video pidato Ahok di Kepulauan Seribu yang kini dipermasalahkan dan dianggap sebagai bentuk penodaan agama.

Menurut Mahyuni, ucapan seseorang akan dinilai berdasarkan kompetensinya.




DOMINO ONLINE UANG ASLI




Menang atau kalah anda pasti dapat bonus hanya di Specialispoker.net

Minimal Deposit dan Withdraw hanya 10.000 saja.

- Bonus Member Baru 10%
- Bonus Mingguan 0,3%
- Bonus Bulanan 0,2%
- Bonus Referral 10%

Daftar dan mainkan games serunya, sekarang juga !!!!!!

0 komentar:

SpecialisPoker. Diberdayakan oleh Blogger.